
BOGOR – Transformasi digital di bidang pemasaran membuka peluang baru bagi pelaku usaha untuk mengembangkan jaringan distribusi yang lebih luas melalui kemitraan dan teknologi. Kondisi tersebut dimanfaatkan Sosial Affiliator, platform yang berada dalam ekosistem Akademi Mantra Digital, untuk meningkatkan pemasaran produk kesehatan dan kebugaran milik Mantra Formula.
Pendiri Akademi Mantra Digital, Suhendi Iskandar, menjelaskan bahwa Sosial Affiliator dibangun sebagai wadah yang menggabungkan pemasaran digital, sistem kemitraan, serta edukasi bisnis dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Melalui konsep tersebut, perusahaan berupaya menjangkau lebih banyak konsumen sekaligus memberikan ruang bagi para mitra untuk terlibat dalam aktivitas pemasaran produk.
“Kami memberikan keunggulan berupa pola marketing digital terstruktur untuk produk-produk unggulan kami, seperti produk Mantra Formula, dengan skema bagi hasil dan pemanfaatan sistem afiliasi yang adil dan memberdayakan,” ujar pria yang akrab disapa Haji Suhendi itu.
Jaringan Afiliator Jadi Saluran Distribusi
Dalam menjalankan strategi pemasarannya, Sosial Affiliator mengandalkan jaringan afiliator yang berperan memperkenalkan produk kepada calon pelanggan melalui berbagai kanal digital. Media sosial dan komunitas daring menjadi sarana utama untuk memperluas jangkauan pemasaran tanpa mengharuskan setiap mitra membangun sistem promosi sendiri.
Saat ini, Mantra Formula memiliki dua produk fisik, yaitu Curcuminoz dan Askafit. Kedua produk tersebut menjadi bagian dari lini kesehatan dan kebugaran yang dikembangkan dalam ekosistem Akademi Mantra Digital.
“Keberadaan produk menjadi bagian penting dalam model bisnis Sosial Affiliator. Jaringan afiliator berfungsi sebagai saluran distribusi. Sedangkan produk Mantra Formula menjadi komoditas yang diperkenalkan kepada konsumen lewat kegiatan pemasaran digital,” terang pengusaha yang kerap dijuluki The Legend Leader itu.
Dorong Kolaborasi Melalui Sistem Bagi Hasil
Selain memperluas pemasaran produk, Sosial Affiliator juga menerapkan sistem bagi hasil bagi mitra yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan pemasaran. Skema ini ditujukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam ekonomi digital sekaligus mendukung pertumbuhan usaha berbasis kolaborasi.
Menurut Haji Suhendi, pertumbuhan perusahaan tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan para mitra yang menjadi bagian dari ekosistem bisnis tersebut.
“Bisnis besar tidak dibangun secara soliter, melainkan ketika para mitra dan member di dalamnya berhasil dan sejahtera, maka perusahaan secara otomatis akan ikut bertumbuh besar,” katanya.
Untuk menunjang operasional serta pengembangan jaringan kemitraan, Sosial Affiliator memanfaatkan platform sosialafiliator.com sebagai bagian dari infrastruktur digital Akademi Mantra Digital yang juga menaungi lini usaha lain, seperti Mantra Uang dan Mantra Formula.
Meski menyediakan peluang memperoleh pendapatan melalui sistem afiliasi, besaran penghasilan masing-masing mitra tetap bergantung pada aktivitas pemasaran yang dilakukan, tingkat permintaan konsumen, daya saing produk, serta ketentuan komisi yang berlaku. Oleh sebab itu, hasil yang diperoleh setiap mitra dapat berbeda dan tidak dapat disamaratakan.***